aku terlihat ditengah gundukan sampah,termenung sejenah melihat betapa megahnya sebuah bangunan entah mengapa aku rindu ketika melihat gedung tua dipojok bahtera gang sempit ,hati terasa kosong tanpa sebuah alunan nada membuat semua raga berampur keheningan dan kesetaraan.
kini aku masih seperti apa yang engkau lihat masih sama seperti yang engkau kenal hanyalah kasih serta usaha yang berbeda dijiwa ini menambah semangat dipagi menjelang dan senja terbenam
aku teringat ketika kita bersandar duduk bersama berbagi cerita dengan senyum yang menawan
yah...
itulah senyum dimana aku merasa akaan ada sesuatu yang berbeda ,sejenak aku mulai melihat kearah gedung tua berharap engkau terlihat serta berbagi cerita ditengah hiruk pikuk aktivitas ini ternyata alam berkata lain...
tak seindah apa yang kita lihat dan tak sesejuk kita pandang ,betapa malunya negeri ini senyum yang dibangun sontak berubah berkerumun sedih diwajah menambah heru pikuk menodai kertas,menambah sesak dijiwa bercampur asa tak terlihat.
matahari mulai teras panas dan aku masih disini ditempat ini ,aku tersadar ketika memandang disana akankah mungkin ada senyum yang semanis itu lagi ataupun tidak namun berharap ada sedikit pelangi suatu saat walaupun tidak indah setidaknya bisa mengobati rasa ini.
qwan mulai jingga dan mungkin ini saatnya bergegas untuk pergi,meninggalkan sejuta rasa ini ditempat yang semestinya engkau kembali didalam jiwa ini untuk menambah betapa besarnya rasa ini untuk kita kenang dan kita rasakan.